PRINGSEWU | Newsanalis.com Sebanyak 30 lansia dari Pekon Wates dan Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, mengikuti pelatihan dasar membatik yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu. Pelatihan ini merupakan bagian dari program Rehabilitasi Sosial untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan para lansia.
Acara penutupan pelatihan, yang berlangsung di RM Radja Pindang Andalas Resto, dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Titik Puji Lestari, mewakili Pj. Bupati Pringsewu, Marindo Kurniawan. Dalam sambutannya, Titik Puji Lestari menggarisbawahi pentingnya penanganan lansia sebagai bagian dari program prioritas untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang sosial, sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia No.9 Tahun 2018.
Pemkab Pringsewu, melalui Dinas Sosial, berkomitmen untuk menyediakan berbagai layanan rehabilitasi sosial bagi lansia. Layanan tersebut mencakup kemudahan akses dalam pemenuhan kebutuhan dasar, seperti layanan administrasi kependudukan, pendampingan sosial, bantuan alat bantu, permakanan, akses layanan kesehatan, perlindungan sosial, serta pelatihan keterampilan.
Pelatihan membatik ini dirancang untuk membantu lansia mengasah keterampilan, meningkatkan semangat hidup, dan membuka potensi penghasilan tambahan untuk mendukung ekonomi keluarga. Titik Puji Lestari berharap, setelah pelatihan, para peserta dapat terus mengembangkan keterampilan yang telah dipelajari dan membagikannya kepada orang lain.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Pringsewu melalui Staf Ahli Bupati juga menekankan pentingnya dukungan dan pemantauan dari para pendamping sosial seperti PKH, TKSK, dan PSM. Mereka diharapkan untuk terus memotivasi dan memastikan manfaat pelatihan serta berkoordinasi dengan pemerintah pekon dalam mengembangkan sekolah lansia di daerah tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu, Debi Hardian, menjelaskan bahwa pelatihan membatik ini berlangsung selama lima hari, dari 26 hingga 30 Agustus 2024. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri serta meningkatkan taraf hidup lansia agar lebih berkualitas dan mandiri.
Debi Hardian juga meminta dukungan dari semua stakeholder, termasuk pemerintah pekon, untuk memberikan pendampingan berkelanjutan setelah pelatihan berakhir. Harapannya, pelatihan ini akan berkontribusi pada pemberdayaan dan kesejahteraan lansia di Kabupaten Pringsewu.
Acara penutupan pelatihan dihadiri pula oleh Pj. Ketua TP-PKK sekaligus Pj. Ketua Dekranasda Kabupaten Pringsewu, Agnesia Marindo, Ketua Ikada DPRD Pringsewu, Ketua DWP Sri Prihatin Heri, serta para kepala perangkat daerah, Kapekon Wates dan Wates Timur, serta para PKH, TKSK, dan PSM, menunjukkan dukungan penuh terhadap program ini.(*/Roji)








