“Getek, Transportasi Tradisional Penyeberangan Sungai yang Masih Bertahan”

120 views

Pringsewu | Newsanalis.com – Di era modern ini, penggunaan teknologi transportasi semakin berkembang. Namun, di beberapa daerah, sarana transportasi tradisional seperti getek atau perahu rakit masih menjadi andalan masyarakat. Salah satunya adalah di wilayah Pekon Bumiarum,Kecamatan Pringsewu yang memanfaatkan getek untuk menyeberangi Sungai Way Sekampung,untuk menuju pekon Banjarejo Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu.

Getek, yang terbuat dari kayu atau bambu, menjadi solusi utama bagi warga setempat untuk menyeberang sungai. Selain biayanya yang murah, getek juga dapat dioperasikan secara sederhana oleh pendayung lokal. “Ini sudah digunakan turun-temurun. Meski sederhana, sangat membantu warga, terutama yang membutuhkan akses cepat ke ladang atau desa seberang,” ujar Pak Sutrisno, seorang pendayung getek di wilayah tersebut.

Namun, penggunaan getek juga memiliki risiko, terutama saat debit air sungai meningkat atau arus menjadi deras. Karena itu, warga berharap adanya perhatian pemerintah untuk membangun jembatan penyeberangan yang lebih aman tanpa menghilangkan nilai budaya transportasi tradisional.

Meskipun tantangan tetap ada, keberadaan getek mencerminkan kearifan lokal yang bertahan di tengah modernisasi. Bagi warga Bumiarum dan sekitarnya, getek bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol solidaritas dan kehidupan sederhana yang lestari.(*/Roji).

Seedbacklink affiliate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0