Bandar Lampung – Dalam rangka memperingati HUT Ke 4 Tahun Jagat Buana Nusantara, dimeriahkan dengan *”Donor Darah Sukarela, Pemotongan Tumpeng dan Pentas Seni Kuda Kepang dari Paguyuban Puspa Ngesti Rahayu”* di Jl. Ridwan Rais belakang Cafe Alam Kuring Kedamaian, Bandar Lampung, Senin (26/0
5/2025).
Hadir dalam acara tersebut, Pendiri Jagat Buana Nusantara Wahyudi, Ketua Umum Fitriani, Sekretaris Jenderal M. Arsan Noor, Bendahara Umum Malina SH, Wakil Bendahara Umum Sumiyati, Kabid Senibud Jauhari (Ketua Paniti Pelaksana), Kabid Soskem Resty, NR, Wakabid Humas & HKAK M. Husni, Wakabid Senibud Nur Hasanah, Wakabid Soskem Nila Rozie, Para Kepala Departemen dan Wakil, Komandan Kotama Walet Merah Siti Lestari dan Wakil serta jajarannya, juga Anggota Keluarga Besar Jagat Buana Nusantara.
Dalam sambutannya Ketua Umum Fitriani menyampaikan bahwa ini sudah kali ke 4 Jagat Buana Nusantara melaksanakan peringatan HUT.
“Ini peringatan HUT yang ke 4 Jagat Buana Nusantara, Kita selalu mengedepankan kegiatan Sosial, Kemanusiaan, Seni, Budaya dan Keagamaan, pada kesempatan ini Jagat Buana Nusantara melaksanakan Baksos Donor Darah Sukarela, Pemotongan Tumpeng dan Pentas Seni Kudang Kepang, semoga ini menghibur masyarakat dan membawa berkah tersendiri bagi Jagat Buana Nusantara,” ungkapnya.
Lanjutnya, “Sebelumnya Jagat Buana Nusantara telah banyak melaksanakan kegiatan seperti, Khitanan massal, Itsbat Nikah massal dengan peserta 54 orang dan satu-satunya organisasi yang melaksanakan kegiatan tersebut membantu tugas Pemerintah Kota Bandar Lampung,” jelasnya.
Sementara M. Arsan Noor selaku Sekretaris Jenderal Jagat Buana Nusantara menjelaskan, kegiatan ini dibuat sedemikian rupa sangat sederhana mungkin karena murni untuk menghibur masyarakat, kuda kepang merupakan kesenian rakyat yang ditonton secara gratis dilapangan.
Harapan yang sama disampaikan Armiji Abusani mewakili bidang OKK Kedepan JBN lebih berkembang lagi dalam mengepakan sayapnya sehingga JBN Ada disetiap daerah di provinsi lampung dan selalu konsisten mengembang kan seni dan budaya yang ada diprovinsi lampung pungkasnya.
“Jadi kegiatannya dibuat sederhana tidak mengundang pihak manapun, jadi murni pentas seni kuda kepang untuk menghibur masyarakat, pagi hari dilaksanakan baksos donor darah, dilanjutkan potong tumpeng dan kuda kepang,” pungkasnya.
Bang Jhon dari TTKKBI Provinsi Lampung yang hadir mengikuti acara mengatakan, “Selamat buat Jagat Buana Nusantara yang telah berusia 4 tahun dengan pemotongan tumpeng, dilanjutkan dengan pentas seni kuda kepang, cukup menghibur ditengah gempitanya seni-seni modern,” pungkasnya.(** )
Editor:Armiji Abusani








