Anggota Legislatif Turun Gunung Jadi Pengurus Ranting

104 views

I Ketut Suwendra dan Mukhlis Basri Pilih Perkuat Akar Rumput PDIP di Lampung

Bandarlampung ——News Analis.com — Fenomena menarik terjadi di tubuh PDI Perjuangan Lampung. Dua anggota DPR RI memilih turun langsung memimpin struktur paling bawah partai sebagai Ketua Ranting desa. Langkah ini dinilai sebagai simbol konsolidasi serius di akar rumput.

Anggota DPR RI, I Ketut Suwendra, mendapat penugasan menjadi Ketua Ranting Desa Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah. Penugasan itu terungkap dalam Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan se-Kabupaten Lampung Tengah di Kecamatan Bumi Nabung, Minggu (1/3/2026).

Desa Mataram Udik sendiri merupakan ranting dengan jumlah mata pilih terbesar di Lampung Tengah, mencapai 23.347 jiwa.

Legislator banteng moncong putih besutan Megawati Soekarnoputri itu mengaku menerima penugasan tersebut dengan penuh rasa syukur dan bahagia bisa bersama Masyarakat akar rumput langsung berinteraksi dibaeah..

“Dengan penugasan ini, kita bersyukur bisa berjuang di akar rumput sesuai dengan filosofi partai, kuatkan dukungan dan basis kita mulai dari akar rumput. Dengan akar yang kuat, maka pohon pasti kuat,” tegas Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Lampung II tersebut.

Pria kelahiran Seputih Mataram, 17 April 1976 itu menekankan pentingnya penguatan struktur hingga tingkat ranting.

“Struktur partai itu harus kuat hingga tingkat ranting. Dari desa maupun ranting inilah kekuatan partai dibangun. Jika ranting kuat dan kokoh, maka kemenangan bukan hal yang sulit untuk diraih,” ujarnya.

Ia menambahkan, dirinya ingin terus turun menyapa kader dan masyarakat.

“Saya ingin terus turun ke bawah, memastikan mesin partai hidup. Loyalitas dan kerja nyata adalah kunci membesarkan partai,” pungkasnya.

Langkah serupa sebelumnya dilakukan senior PDIP yang juga Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Mukhlis Basri. Ia menerima penugasan menjadi Ketua Ranting Desa Marga Agung, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan.

Penugasan tersebut terungkap dalam Musyawarah Ranting Kecamatan Jatiagung yang digelar di Jatiagung Agro Park, Sabtu (28/2/2026), yang menjadi musran tingkat kecamatan pertama PDIP di Provinsi Lampung tahun ini.

Di hadapan kader, Mukhlis menegaskan jabatan bukanlah tujuan utama dalam perjuangan politik.

“Pengabdian partai itu di mana saja. Saya ini sudah DPR RI, tapi jabatan bukan segalanya. Yang paling penting adalah loyalitas dan kerja nyata untuk membesarkan partai,” tegasnya.

Ia menyebut penguatan ranting sebagai fondasi kemenangan.

“Justru dari desa inilah kekuatan partai dibangun. Kalau ranting kokoh, maka kemenangan bukan hal yang sulit,” ujarnya.

Turunnya Mukhlis ke tingkat ranting bukan tanpa sejarah. Ia memulai karier politiknya sejak 1987 sebagai Komisaris Desa (kini Ketua Ranting) PDIP Sinarjaya, lalu menjadi Komisaris Kecamatan (kini Ketua PAC) PDIP Sumberjaya. Ia juga pernah menjabat Ketua DPC PDIP Lampung Barat (2000–2015), Wakil Ketua Bidang Dewan Kehormatan DPD PDIP Lampung (2015–2019), hingga Bendahara Umum Baguna PDIP Pusat (2019–2024).

Kini, di bawah kepemimpinan putrinya, Lesty Putri Utami, di struktur DPC, Mukhlis kembali ke akar perjuangan sebagai Ketua Ranting Desa Marga Agung.

Langkah dua legislator nasional ini menjadi pesan tegas bahwa kekuatan partai tidak dibangun dari panggung besar semata, melainkan dari desa ke desa. Dari Senayan kembali ke ranting, keduanya seakan menegaskan: di PDIP, akar rumput adalah jantung perjuangan. (Cah/***).

Editor ArmijiAbusani

Seedbacklink affiliate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0