BANJIR BERULANG, SATGAS PRR DORONG PENGENDALIAN SUNGAI KOTA PADANG DARI HULU KE HILIR

19 views

PADANG | Newsanalis.com-Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatera menyoroti potensi *banjir berulang di sejumlah wilayah Kota Padang* akibat sedimentasi, berkurangnya kapasitas sungai, serta belum optimalnya sistem pengendalian banjir.

Monev yang dilaksanakan Selasa (11/8/2026) menemukan sejumlah titik yang kembali terdampak setelah sebelumnya mendapatkan penanganan pascabencana. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemulihan kerusakan perlu diikuti dengan *penguatan mitigasi dan pengendalian risiko secara terpadu.*

Di Sungai Guo, jebolnya tanggul kembali menyebabkan genangan pada sekitar *30 hektare lahan sawah*. Sementara itu, sedimentasi dan material batu juga mengurangi kapasitas aliran sungai sehingga membutuhkan penanganan dari *hulu hingga hilir*, bukan hanya pada titik yang mengalami kerusakan.

Persoalan serupa ditemukan di kawasan *Sungai Batang Maransi, Batang Belimbing dan Batang Kuranji*. Sedimentasi dan kapasitas saluran yang terbatas meningkatkan potensi luapan saat hujan dengan intensitas dan durasi tertentu.

Hasil Monev juga mencatat sejumlah rencana penanganan masih menghadapi kendala, antara lain *pembebasan lahan, keterbatasan dukungan anggaran serta perlunya kepastian kebijakan* dalam pelaksanaan pengerukan sedimentasi.

Satgas PRR mendorong pemerintah daerah bersama Kementerian Pekerjaan Umum/BBWS melakukan *penanganan sistem sungai secara terpadu dari hulu hingga hilir*, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengendalian banjir.

*Pesan utama Monev: rehabilitasi tidak cukup hanya mengembalikan kondisi seperti sebelum bencana, tetapi harus mampu mengurangi risiko agar kerusakan yang sama tidak terus berulang.(*)

Seedbacklink affiliate
Editor: Maruzi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0