Bandar Lampung | Newsanalis.com-(Unila): Universitas Lampung (Unila) memperkuat sinergi dengan PT. Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyaluran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), penerbitan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), serta penyaluran bantuan beasiswa bagi mahasiswa Unila. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Universitas Lampung, Jumat 4 September 2026.
Direktur Sales dan Distribusi PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Anton Sukanna, mengatakan BSI berkomitmen memberikan layanan perbankan terbaik kepada Unila dengan dukungan digitalisasi yang terus dikembangkan, tidak hanya untuk dosen dan tenaga kependidikan, tetapi juga mahasiswa dan masyarakat yang berada di lingkungan Unila.
“Insyaallah melalui sinergi antara UNILA dan BSI kami berharap dapat memberikan layanan perbankan yang terbaik sesuai dengan prinsip syariah. Dilengkapi juga dengan model digitalisasi yang insyaallah kita terus kembangkan untuk kepentingan tentu saja bukan hanya dosen, karyawan, tapi juga terutama mahasiswa,” ujar Anton.
Menurutnya, kerja sama BSI dengan Unila tidak hanya diarahkan pada aspek layanan perbankan, tetapi juga kontribusi sosial melalui program beasiswa. Hal tersebut sejalan dengan fungsi perbankan syariah yang tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memiliki fungsi sosial.
“Nah, salah satu yang kita terus dorong ke universitas adalah terkait dengan beasiswa dan ini memang relate dengan fungsi perbankan syariah yang tidak hanya berfungsi sebagai bank, tapi juga ada fungsi zakat. Nah, ini yang kita coba terus kembangkan dan kita besarkan,” katanya.
Anton menambahkan, BSI Scholarship menjadi salah satu program unggulan yang terus dikembangkan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Unila menjadi salah satu perguruan tinggi yang diposisikan sebagai mitra utama dalam penyaluran program tersebut.
Sementara itu, Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, DEA, IPM, ASEAN, Eng., menyampaikan apresiasi atas dukungan BSI terhadap mahasiswa Unila. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen bersama dalam mendukung keberlangsungan pendidikan mahasiswa, terutama mereka yang membutuhkan dukungan pembiayaan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BSI yang mana telah memberikan menyalurkan total dana kurang lebih 1,5 miliar untuk 65 mahasiswa Universitas Lampung. Baik itu ada mahasiswa baru atau bantuan UKT bagi mahasiswa yang sudah akhir masa studinya,” ujar Rektor.
Ia menegaskan, bantuan tersebut diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan. Menurutnya, dukungan dari mitra seperti BSI menjadi penting karena Unila juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
“Di mana yang kami berikan adalah mahasiswa yang benar-benar sangat membutuhkan dan ini adalah bentuk kerja sama atau komitmen kita bersama antara Unila dan BSI saling mendukung bahwa adik-adik mahasiswa juga sangat membutuhkan UKT,” katanya.
Selain dukungan beasiswa, kerja sama yang ditandatangani juga mencakup penyaluran gaji PPPK Unila serta penerbitan KTM bagi mahasiswa program diploma dan magister tahun 2026. Rektor mengatakan, KTM ke depan diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai kartu identitas mahasiswa, tetapi juga dapat memberikan manfaat layanan perbankan.
Menurut Rektor, kerja sama tersebut menjadi langkah positif dalam mendukung transformasi administrasi dan keuangan di lingkungan Unila sekaligus memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi mahasiswa.
“Kerja sama ini adalah langkah positif untuk mendukung transformasi administrasi dan keuangan di lingkungan Universitas Lampung dan sekaligus juga memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi mahasiswa,” tegasnya.
Ke depan, BSI berharap sinergi dengan Unila dapat berkembang tidak hanya dalam bentuk layanan perbankan, tetapi juga mencakup kolaborasi riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.(*)








