Pemilik kos kosan Rajabasa Raya Tidak Terbukti Dengan Apa yang di Beritakan.
Bandar Lampung —–News analis. Com, ,Terkait dengan pemberitaan kos kosan di Raja basa raya gang Fadil beberapa hari yang lalu beredar di media sosial ,yang memberitakan bahwa mendirikan bangunan di badan jalan, dan Septictink nya membikin pencemaran lingkungan itu tidak benar !!! 1/8/2025
Dalam beberapa hari ini ada berita yang beredar di media sosial ,menyatakan bahwa pembangunan kos kosan yang terletak di kel Raja basa raya ,kec raja basa raya gang Fadil yang di Miliki oleh ibu DRA .hj .Juliana .sm itu tidak benar .
Menurut keterangan pemilik tanah ,itu di beli surat menyurat lengkap dan saya berani membuktikan semua bukti bukti lengkap.
Untuk pencemaran lingkungan juga itu tidak benar! karna untuk pembuangan saluran air sesuai pada jalur nya,untuk sep tic tenk nya juga suda kita pindahkan dan kita gali lagi yang baru dan akan di cor pull pada saat sekarang juga belum di pergunakan maka dari itu di mana ad pencemaran lingkungan?
Dengan aparat setempat kita suda lapor dan ad surat izin bangunan .di mana lagi letak kesalahan kami! sehingga bisa beredar di media sosial berita berita yang tidak berimbang Tegas Juliana.
Kami sebagai aparat setempat sudah beberapa kali menengahi permasalahan ini Agar cari solusi yang terbaik, dan pihak kosan suda mengikuti prosedur yang berlaku, seperti pencemaran lingkungan itu tidak ada, dan pembangunan di atas badan jalan itu tidak benar, jadi menurut saya sebagai lurah setempat, itu bangunan tidak ada permasalahan.
Aparat desa suda turun lapangan,dari dinas lingkungan dan kebersihan suda turun ke lapangan,dari pihak kepolisian suda cek lokasi jadi di situ tidak ada di temukan ke janggalan seperti yang beredar di media sosial, jadi harapan saya agar semua nya di selesaikan dengan baik dan saling memaafkan kan tidak ada komplik agar dan selalu terjalin komunikasi yang baik aman dalam bermasyarakat itu harapan saya tutup pak Iwan sebagai Lurah raja basa raya saat di temui awak media di kantor lurah (Red )
Editorial (Armiji Abusani) .








