GADINGREJO | Newsanalis.com- Kerajinan kurungan ayam dan burung dara yang dibuat dari bambu oleh masyarakat Pekon Kediri, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, ternyata sangat diminati. Produk ini kini menghiasi berbagai warung kelontong yang menjual pakan ayam dan perlengkapan rumah tangga di Kabupaten Tanggamus.
Hipni, seorang warga dari Landbaw, Kecamatan Giting Bawah, Tanggamus, mengungkapkan bahwa dalam sebulan dia bisa dua kali datang ke Pringsewu untuk membeli kurungan ayam dari pengrajin bernama Suroso. “Satu bulan saya bisa dua kali belanja kurungan ayam di sini. Untuk pakan ayam, saya beli di Bandar Lampung, sedangkan pakan ikan saya ambil di Pagelaran,” kata Hipni saat ditemui tim JMSI Pringsewu di depan Alfamart Klaten, Gadingrejo, pada Selasa, 3 September 2024.

Hipni menjelaskan bahwa pembeli kurungan ayam bambu tersebut sebagian besar adalah para penghobi ayam bangkok dan jenis lainnya. Pembeli tidak hanya berasal dari Kabupaten Tanggamus, tetapi juga dari Bandar Lampung, pesisir barat, dan Lampung Barat.
“Alhamdulillah, bisnis ini cukup mendukung kegiatan usaha saya di rumah. Kurungan ayam yang saya beli sangat laris dan banyak dicari oleh para pelanggan,” tambahnya.
Kurungan ayam dan burung dara dari bambu ini memang menjadi salah satu produk unggulan dari Pekon Kediri yang kini mendapat perhatian luas. Produk tersebut tidak hanya populer di daerah lokal, tetapi juga di luar daerah.
Kehadiran Hipni sebagai pembeli tetap di Pringsewu memberikan dampak positif bagi pengrajin lokal dan meningkatkan perekonomian di kawasan tersebut. Melalui kerajinan ini, masyarakat Pekon Kediri mendapatkan peluang usaha dan mengembangkan keterampilan mereka.
Dengan terus berkembangnya permintaan, diharapkan kerajinan bambu ini bisa menjadi salah satu produk unggulan yang membawa manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat setempat.(*/Roji)







