Dua Tahun Misteri Penembakan Rahiman Dani, Mahasiswa Bengkulu Desak Kapolri Dicopot

18 views

Bengkulu | Newsanalis.com– Dua tahun berlalu, kasus penembakan terhadap Rahiman Dani masih gelap tanpa kejelasan. Mahasiswa Bengkulu yang tergabung dalam Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) menggelar aksi demonstrasi di Mapolresta Bengkulu, Selasa (4/2/25), menuntut pengungkapan kasus serta mendesak pencopotan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Dalam orasinya, Ketua Umum PC IMM Kota Bengkulu, Frasetyo Mandala Putra, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada perkembangan berarti dalam penyelidikan kasus tersebut. Ia mengingatkan bahwa pada tahun 2023, Kapolda Bengkulu sempat berjanji akan mengungkap pelaku, namun hingga kini tak ada hasil nyata.

“Dua tahun berlalu, tak ada progres yang menunjukkan keseriusan polisi. Jika memang tidak mampu mengungkap kasus ini, kami meminta Kapolres menandatangani pernyataan bahwa mereka tidak sanggup,” ujar Frasetyo.

Tak hanya itu, mahasiswa juga menuntut Presiden Prabowo untuk segera mencopot Kapolri Listyo Sigit Prabowo karena dinilai gagal mereformasi internal kepolisian dan menuntaskan kasus-kasus besar, termasuk penembakan Rahiman Dani.

“Kami mendesak Presiden untuk segera memecat Kapolri karena terbukti gagal dalam menjalankan tugasnya,” tegas Frasetyo.

Aksi ini mendapat respons langsung dari Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, yang menyatakan bahwa pihaknya masih berupaya mengungkap kasus ini dan meminta masyarakat turut membantu dengan memberikan informasi yang dapat mempercepat penyelidikan.

Rahiman Dani, seorang tokoh Muhammadiyah yang juga dikenal sebagai jurnalis senior, ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada 3 Februari 2023 saat berjalan kaki menuju masjid untuk salat Jumat. Akibat insiden itu, ia mengalami luka tembak di tangan kiri yang menembus bahunya. Beruntung, nyawanya berhasil diselamatkan setelah menjalani perawatan intensif.

Saat insiden terjadi, Rahiman Dani tengah mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI dari Dapil Bengkulu. Selain aktif di Muhammadiyah, ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PP Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) serta Dewan Pembina PWI Bengkulu.

Hingga kini, dalang di balik penembakan tersebut masih menjadi misteri. Mahasiswa Bengkulu berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga keadilan ditegakkan.(**)

Editor (Armizi Abusani)

Seedbacklink affiliate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0