BAPENDA Lampung Sudah Merealisasikan PAD Per 5 juli 2025 Dengan agenda Pendekatan pada Perusahaan Besar Lampung.

16 views

Bandarlampung ,——Newsanalis.Com BAPENDA Lampung terus menggali PAD Nya dengan mengadakan pendekatan kepada perusahaan2 besar yang ada di Lampung dan menagih Tunggakan pajak mereka ke pada Negara.

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Lampung dari sektor pajak daerah hingga 5 Juli 2025 tercatat mencapai Rp1,2 triliun atau 41,36 persen dari total target sebesar Rp2,9 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung, Slamet Riadi, mengungkapkan bahwa perolehan tersebut berasal dari sejumlah pos pajak.

Di antaranya, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp346 miliar (48,09 persen), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp182 miliar (35,78 persen), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) Rp406 miliar (43,28 persen), dan Pajak Rokok Rp267 miliar (36,16 persen).

“Untuk Pajak Air Permukaan (PAP) tercatat Rp3,8 miliar atau 48,02 persen, Pajak Alat Berat Rp307 juta (30,74 persen), dan opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebesar Rp473 juta atau 23,10 persen,” ujar Slamet, Selasa (8/7/2025)

Pemprov Lampung saat ini juga tengah menggelar program pemutihan pajak kendaraan yang dimulai sejak Mei dan akan berakhir Juli 2025. Program ini diklaim mendorong antusiasme masyarakat membayar pajak.

“Ada kenaikan pembayaran pajak kendaraan hingga 40 persen per hari selama pemutihan berlangsung,” ungkap Slamet.

Sementara itu, Kepala Bidang Pajak Bapenda Lampung, Intania Purnama, menegaskan bahwa pihaknya sedang menggencarkan penagihan pajak, dengan Cara Door to door ke perusahaan khususnya dari perusahaan-perusahaan besar yang masih menunggak pajak kendaraan.

“Dulu hanya melalui baliho, sekarang kita lakukan pendekatan persuasif. Kita dekati langsung perusahaan agar mau patuh membayar pajak. Bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk mengajak mereka berkontribusi terhadap PAD,” tegas Intania.

Sejumlah perusahaan besar juga telah dikunjungi tim Bapenda, antara lain PT Sugar Group Companies, PT Bukit Asam, PT Nestle, dan PT Sungai Budi Group.

“Jadi kita terus mendorong serta mengajak perusahaan khususnya untuk bisa secara aktif bayarkan pajaknya dan bisa memberikan kontribusi untuk pembangunan Lampung dengan bukti nyata melalui pendapatan daerah,” ujat Kyai slanet Riadi.

Editor :ArmijiAbusani.

Seedbacklink affiliate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0