Dengan posisi sekarang sebagai anggota TNI aktif, Mayor Jenderal Oktaheroe Ramsi, memang sudah tidak diragukan lagi memiliki kesempatan yg berbeda dibanding rekan-rekannya yang lain. Bila kegiatan domestik menjadi hal yang alami pada banyak pengabdian prajurit di Indonesia, Oktaheroe Ramsi lebih banyak beraktifitas dalam pengabdian diplomasi baik bilateral, regional maupun. Internasional. Banyak penghargaan dan prestasi yang beliau dapatkan selama ini. Kelebihan yang paling menonjol dari beliau adalah kemampuan komunikasi dan melakukan diplomasi. Jam terbang yang banyak menyebabkan yang bersangkutan mudah menyesuaikan dirinya dalam berbagai tugas diplomasi selama menjabat di Direktorat Kerjasama Internasionak, Ditjen Strahan Kemhan. Tercatat hampir genap 10 tahun yang bersangkutan mengabdi di Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kemhan RI. Keterlibatan yang bersangkutan bagi sebagai Ketua dan anggota Delegasi pada tingkat Senior Official Meeting (SOM) mewakili Kemhan dan TNI di berbagai negara forum Strategis Internasional. Dibeberapa Media, beliau mengulas situasi yang sedang dan baru saja terjadi Thailand dan Cambodia. Beliau mengharapkan adanya kesepakatan yang tetap dan tidak bersifat sementara dalam memelihara perdamaian di kedua belah pihak.

Salah seorang senior yang menjadi tokoh masayarakat Lampung, Bapak Noperwan Ab, menilai bahwa beliau sudah layak untuk dipromosikan pada posisi yang lebih luas dan strategis. Jabatan saat ini sebagai Dekan Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) UNHAN, sangat berkaitan dengan strategi dan diplomasi nasional dalam perspektif akademis, namun akan lebih baik lagi jika beliau diberikan kesempatan pada bidang Teritorial dalam rangka Tour of Dutty dan Tour of Area penugasan, seperti diLampung dan Bengkulu yang rencananya segera akan menjadi Kodam.
Menurut Noperwan Ab. dengan pengalaman beliau menangani dimensi konflik dan diplomasi internasional diberbagai negara, ini bisa menjadi bekal dalam membantu pemerintah daerah dalam menangani konflik. Karena kita ketahui, bahwa Lampung dan bengkulu masih banyak kesenjangan sosial dan konflik diberbagai daerahnya terutama dibidang Argraria. Ditambah dengan tingkat keamanan dan tindak kejahatan yang masih tinggi akibat faktor ekonomi dan infrastruktur. Pemerintah daerah butuh mitra statergis yang dapat memberikan masukan dan solusi dan membantu persoalan tersebut, bila boleh berpendapat, saya rasa Mayor Jenderal Oktaheroe Ramsi orang yang tepat diberikan amanah menjadi Pangdam pertama di wilayah tempat beliau dibesarkan..Demikian menurut Noperwan AB.
Ditengah kesibukan Mayor Jenderal Oktaheroe Ramsi, baru-baru ini beliau didaulat menjadi Dewan Penasehat Ikatan Alumni SMAN 2 Bandar Lampung, pada kegiatan Reuni Akbar tanggal 2 Agustus 2025 di SMAN 2 Bandar Lampung. sementara ketua Ikatan Alumni SMAN 2 Bandar Lampung adalah Rahmat Mirzani Djausal yang merupakan Gubernur Lampung.
Dengan kedekatan personal antara kedua tokoh dari wadah yang sama, maka komunikasi akan lebih mudah serta kordinasi akan semakin cepat. Sudah saatnya kehadiran Kodam baru menjadi jembatan strategis untuk menciptakan keadaan yang kondusif,aman dan nyaman. sosok Mayor Jenderal Oktaheroe Ramsi, adalah sosok yang tepat menjadi Pangdam jika para pimpinan negara dapat memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk menjalankan tanggungjawab tsb.(Redaksi)
Editor ArmijiAbusani






