Pemprov Lampung Dorong Investasi Pabrik Benih untuk

24 views

Bandar Lampung | Newsanalis.com- Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat langkah strategis
dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui penjajakan
kolaborasi dengan PT. Sang Hyang Seri (SHS). Kerja sama ini difokuskan pada
penguatan sektor perbenihan padi, jagung, dan kedelai guna mewujudkan
kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal, di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Selasa (10/02/2026), ditegaskan
bahwa ketersediaan benih berkualitas merupakan kunci utama dalam memacu
produktivitas pertanian di Bumi Ruwa Jurai.

Gubernur menekankan bahwa Lampung harus bertransformasi dari sekadar
produsen komoditas menjadi pusat industri perbenihan nasional.
“Salah satu tantangan besar petani kita selama ini adalah akses terhadap benih
unggul. Dengan menggandeng PT SHS untuk berinvestasi dan mengembangkan
pabrik benih di Lampung, kita tidak hanya mengamankan stok pangan nasional,
tapi juga meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan petani lokal,” tegas Gubernur.

Direktur Utama PT. Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, mengungkapkan
bahwa saat ini SHS telah melakukan refocusing bisnis secara total pada sektor
perbenihan. SHS menawarkan skema kolaborasi yang menguntungkan bagi petani
penangkar di Lampung, antara lain :
1. Jaminan Pembelian (Offtake): Pembayaran hasil panen maksimal satu hari
setelah transaksi.
2. Harga Kompetitif: Pemberian insentif harga di atas rata-rata pasar (tambahan
Rp300 – Rp500 per kilogram).
3. Optimalisasi Aset: Pemanfaatan fasilitas R&D dan mesin perbenihan milik SHS
di Nambahrejo, Lampung Tengah untuk dikelola bersama BUMD.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung,
Mulyadi Irsan, memaparkan data strategis yang menjadikan Lampung sebagai mitra
vital bagi SHS :
1. Kontribusi Ekonomi: Sektor pertanian menyumbang sekitar 28 persen terhadap
struktur ekonomi Lampung.
2. Produksi Padi: Pada tahun 2025, Lampung mencatatkan surplus produksi
mencapai 3,5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).
3. Produksi Jagung: Lampung menempati peringkat lima besar nasional dengan
kontribusi sebesar 8 persen terhadap produksi jagung nasional.
Pemerintah Provinsi Lampung mengarahkan agar pengembangan titik-titik
penangkaran benih ini nantinya tersebar di wilayah potensial seperti Trimurjo,
Pringsewu, hingga Tanggamus. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Seedbacklink affiliate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0