Bandar lampung | Newsanalis.com Selain hujan lebat, kondisi cuaca juga disertai petir yang menyambar-nyambar dan gemuruh yang terdengar cukup keras. Suara dentuman petir membuat sebagian warga merasa khawatir dan memilih untuk tetap berada di dalam rumah , Ratusan Rumah Warga Rusak Beberapa wilayah yang terdampak banjir dilaporkan mengalami genangan air setinggi 30 hingga 70 sentimeter. Air mulai menggenangi permukiman hanya dalam waktu kurang dari satu jam setelah hujan turun dengan intensitas tinggi.
Warga terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Perabotan rumah tangga seperti televisi, kasur, hingga dokumen penting diangkat untuk menghindari kerusakan akibat terendam air.
Salah satu warga, Andrian (45), mengaku kaget dengan cepatnya air masuk ke dalam rumahnya. “Baru sebentar hujan deras, tiba-tiba air sudah masuk. Kami langsung panik menyelamatkan barang-barang,” katanya, Selasa malam khususnya diwilayah kelapa 3 kaliawi kecamatan Tanjung karang pusat.

Dewi (38), mengatakan suara petir yang keras membuat anak-anaknya ketakutan. “Petirnya keras sekali. Ditambah air masuk ke rumah, kami jadi semakin panik,” katanya. Tidak sedikit warga yang terpaksa mengungsi ke rumah tetangga yang lebih tinggi atau ke bangunan yang dianggap lebih aman. Mereka membawa barang seadanya sambil berharap air segera surut. Kondisi jalan di beberapa titik juga terpantau tergenang sehingga menghambat aktivitas masyarakat dan kendaraan yang melintas.
Himbauan bagi kendaraan agar berhati hati karrna jalan tergenap air dan banyak lobang begiyu juga harapsn ke pemerintah kota bandar lampung supaya cepat mengatasi banjir dan mrncari solusi supaya waktu datang hujan pemukimsn warga tidak krna banjir dan terrndam ungkap buyung kepada awak media.(red)
Ediyor :Armiji Abusani.








