Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima Kunjungan Kehormatan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K.

19 views

BANDARLAMPUNG | Newsanalis.com- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Alsattari di Ruang Kerja Gubernur, Bandarlampung, Senin (20/4/2026).

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung rakyat Palestina, tidak hanya dalam bentuk solidaritas moral, tetapi juga melalui langkah konkret di bidang pendidikan, ekonomi, dan kemanusiaan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa dukungan masyarakat Lampung terhadap perjuangan Palestina bukan sekadar kewajiban politik, melainkan wujud solidaritas kemanusiaan dan kedekatan emosional yang mendalam.

“Masyarakat Lampung sangat mencintai Palestina. Dukungan kami akan terus mengalir tanpa perlu diminta. Kami merasa bangga dan terhormat dapat menerima representasi dari saudara-saudara yang selama ini kami bela dan kami cintai,” ujarnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan, Pemprov Lampung membuka peluang bagi warga Palestina untuk berusaha dan berinvestasi di daerah tersebut.

Gubernur Mirza bahkan mendorong adanya kerja sama langsung antara pengusaha Lampung dan Palestina guna memperkuat hubungan ekonomi kedua pihak.

Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama. Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa sejumlah perguruan tinggi di Lampung telah membuka akses bagi mahasiswa Palestina, termasuk dari Gaza.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini, Pemprov tengah membantu pengurusan dokumen salah satu mahasiswa asal Gaza yang menempuh pendidikan di Universitas Lampung.

“Kami sangat terbuka bagi mahasiswa Palestina. Kampus-kampus di Lampung telah menyatakan kesiapannya untuk merangkul mereka. Selain itu, kami mengundang para pengusaha Palestina yang mungkin menghadapi hambatan di negaranya untuk menjajaki peluang usaha di Lampung,” tambahnya.

Tak hanya itu, Gubernur Mirza juga menginisiasi ajakan kepada mahasiswa Palestina penerima beasiswa di Indonesia untuk berkunjung ke Lampung, sekaligus mempererat hubungan emosional dan budaya.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Alsattar menyampaikan kisah personal yang menggambarkan langsung kondisi kemanusiaan di Gaza.

Ia mengaku telah menghabiskan lebih dari empat dekade hidupnya di wilayah tersebut dan masih memiliki keluarga inti yang bertahan di tengah situasi konflik.

Abdalfatah menceritakan bagaimana bantuan dari Indonesia, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi rakyat Palestina.

Bahkan, ia mengungkapkan bahwa keluarganya di Gaza kerap menyimpan bantuan makanan sambil menuliskan bahwa itu berasal dari rakyat Indonesia sebagai sebuah simbol kedekatan dan harapan di tengah keterbatasan.

Abdalfatah juga menggambarkan kondisi terkini di Gaza yang masih dilanda krisis berkepanjangan, dengan pembatasan akses, keterbatasan pangan, serta dampak kerusakan infrastruktur yang luas.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa rakyat Palestina tetap kuat dan memiliki keyakinan untuk meraih kemerdekaan.

“Kami mungkin kehilangan banyak hal, bahkan rumah kami dihancurkan, tetapi kami tidak kehilangan harapan untuk merdeka,” ujarnya.

Lebih jauh, Abdalfatah menyoroti pentingnya dukungan internasional, termasuk dari Indonesia, yang dinilai konsisten hadir dalam berbagai forum global seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa serta dalam advokasi hak asasi manusia.

Ia juga mengapresiasi peran Indonesia dalam mendorong negara lain untuk turut memberikan dukungan kepada Palestina.

Dalam bidang pendidikan, Abdalfatah mengakui besarnya kontribusi Indonesia melalui program beasiswa bagi pelajar Palestina.

Namun, ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi, khususnya bagi mahasiswa dari Gaza yang kesulitan keluar wilayah akibat penutupan perbatasan.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat Palestina menjunjung tinggi nilai toleransi dan hidup berdampingan, di mana umat Muslim dan Kristen hidup bersama secara damai.

Hal ini, menurutnya, sejalan dengan nilai-nilai yang juga dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia.

Menanggapi tawaran kerja sama dari Pemprov Lampung, Abdalfatah menyatakan kesiapan penuh untuk menjembatani hubungan antara pelaku usaha kedua pihak.

Ia menilai kerja sama ekonomi ini dapat menjadi salah satu jalan untuk membantu pemulihan kondisi rakyat Palestina, khususnya dari sisi kemandirian ekonomi sekaligus mempererat hubungan bilateral.

“Jika ada peluang kerja sama, kami siap memfasilitasi dan menghadirkan pengusaha Palestina untuk berkolaborasi,” ujarnya.

Abdalfatah juaga mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Provinsi Lampung yang dinilainya sebagai bentuk nyata solidaritas, tidak hanya secara simbolik tetapi juga melalui langkah-langkah konkret.

Pertemuan ini menegaskan posisi Lampung sebagai daerah yang tidak hanya fokus pada pembangunan internal, tetapi juga aktif menunjukkan kepedulian global.

Gubernur Mirza berharap kolaborasi yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi rakyat Palestina sekaligus memperkuat peran daerah dalam diplomasi kemanusiaan.

“Ketika mereka berkembang di sini, dampaknya juga akan kembali membantu saudara-saudara mereka di Palestina,” pungkasnya.(Adpim)

Editor. Maruzi

Seedbacklink affiliate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0