HUT Pikiran Lampung Berlangsung Sederhana ,Kuatkan Peran Media Dalam Mendukung Pembangun Daerah.

19 views

 

HUT ke-15 Pikiran Lampung Berlangsung Sederhana, Teguhkan Peran Media dalam Mendukung Pembangunan Daerah

 

Bandar Lampung (NEWS ANALIS.COM ) – Media Pikiran Lampung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 dengan penuh khidmat dalam balutan kesederhanaan, Minggu (26/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Graha Pena Pikiran Lampung, Sukarame Baru, Bandar Lampung ini mengusung tema “Maju Bersinar, Terang 2026” dan dikemas dalam bentuk tasyakuran, doa bersama, serta bakti sosial.

Suasana kekeluargaan begitu terasa dalam kegiatan tersebut. Selain dihadiri jajaran pemerintah daerah dan insan pers, acara juga melibatkan masyarakat sekitar serta anak-anak dari Pondok Pesantren Mutiara Miftahul Jannah, Desa Sabahbalau, Lampung Selatan. Kehadiran para santri menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Pikiran Lampung.

Photo Dokumentasi Newsanalis saat jamuam makan bersama CEO Media Pikiiiran Lampung

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Plt Kepala BPKAD Nurul Fajri, Kepala Dinas Kominfo Ganjar Jationo, Ketua IJP Abung Mamasa, perwakilan media, serta mitra kerja Pikiran Lampung.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menyampaikan pandangannya terhadap perjalanan Pikiran Lampung yang telah menginjak usia 15 tahun. Ia menilai perjalanan tersebut bukanlah hal yang mudah, melainkan penuh dinamika dan tantangan sejak awal berdiri sekitar tahun 2011 hingga saat ini.

“Saya yakin perjalanan Pikiran Lampung ini tidak mudah. Dari awal berdiri hingga sekarang di tahun 2026, tentu sudah melalui berbagai fase naik turun. Namun tetap bisa bertahan hingga 15 tahun, ini menunjukkan sebuah kedewasaan dan kekuatan dalam mengelola media,” ujarnya.

Ia mengaku telah mengenal lama sosok di balik Pikiran Lampung dan menilai keberadaan media tersebut memiliki kontribusi nyata dalam memberikan wawasan kepada masyarakat.

Menurutnya, media memiliki posisi strategis sebagai bagian dari sistem pembangunan daerah. Pemerintah, kata dia, tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk media.

“Kita menyadari bahwa pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Harus bersama akademisi, dunia usaha, LSM, dan tentu saja media. Semua ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam membangun daerah dan negara,” katanya.

Lebih lanjut, Marindo menegaskan bahwa media tidak hanya berperan menyampaikan hal-hal positif, tetapi juga kritik dan koreksi yang membangun.

“Bukan hanya pemberitaan yang baik-baik saja, tapi kritik juga harus disampaikan. Itu penting untuk perbaikan ke depan. Karena kita sebagai manusia dalam bekerja tentu ada kekurangan, dan media hadir untuk membantu memperbaiki itu,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah dan media di Provinsi Lampung, tanpa membedakan satu sama lain.

“Kita tidak membedakan media mana pun. Semua adalah masyarakat Lampung yang memiliki tujuan yang sama, yaitu membesarkan daerah ini. Baik di Bandar Lampung, Metro, maupun kabupaten lainnya, semuanya punya peran,” tambahnya.


Photo Dokumentasi News analis photo Bersama kru Pikiran Lampung Bersama Sekdaprov Marindo Kurniawan saat Perayaan HUT ke-15

Marindo turut mengapresiasi peran Ikatan Jurnalis Provinsi (IJP) yang dinilai sangat membantu dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan media.

“Tidak semua kepala dinas bisa menyampaikan informasi dengan baik. Dengan adanya IJP, komunikasi itu sangat terbantu. Kami bahkan sangat-sangat terbantu dengan kehadiran IJP di provinsi ini,” ungkapnya.

Ia juga menilai perayaan HUT ke-15 Pikiran Lampung yang digelar secara sederhana justru memiliki nilai yang lebih besar.

“Ini bukan sekadar perayaan, tapi wujud syukur yang nyata. Tidak harus di hotel atau mewah, tetapi justru dengan kesederhanaan ini ada nilai kemanusiaan melalui kegiatan bakti sosial. Ini sangat luar biasa,” katanya.

Di akhir sambutannya, ia mengajak semua pihak untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan Lampung.

“Ayo kita bersama-sama memajukan daerah ini. Kita hidup di Lampung, menikmati segala yang ada di Lampung, maka sudah seharusnya kita juga membesarkannya bersama,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, CEO Pikiran Lampung Hersoli Rizwan menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 15 tahun media yang dipimpinnya. Ia menegaskan bahwa peringatan HUT kali ini sengaja dikemas sederhana namun penuh makna.

“Kami mengambil tema kebersamaan dengan mengundang anak-anak pondok pesantren untuk makan bersama. Mudah-mudahan dengan nilai luhur ajaran agama, kita bisa terus berkembang, semakin sehat, dan panjang umur,” ujarnya.

Ia juga memohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar Pikiran Lampung dapat terus eksis dan berkembang di tengah tantangan media saat ini.

“Kami mohon doanya untuk media kami ini. Dan kami juga berharap dukungan dari masyarakat, baik melalui platform online dengan membaca dan mengklik berita, maupun melalui siaran streaming,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausyiah oleh Ustadz Drs. H. Herman Edy yang memberikan pesan-pesan keagamaan yang sarat makna. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya berbagi dan menjauhi sifat kikir dalam kehidupan sehari-hari.

“Orang yang pelit itu hidupnya sempit, bahkan kuburannya pun sempit. Sebaliknya, orang yang suka berbagi akan dilapangkan hidupnya oleh Allah,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.

Ia juga mengingatkan bahwa sifat pelit dapat terlihat dari keseharian seseorang, bahkan hingga hal-hal kecil di lingkungan sekitar.

“Anak-anak pun tahu mana rumah yang pelit dan mana yang tidak. Ini menjadi cerminan bagaimana kita bersikap dalam kehidupan,” katanya.

Selain itu, ia mengajak seluruh hadirin untuk memperbanyak dzikir dan rasa syukur agar kehidupan senantiasa diberkahi.

“Allah berfirman, bersyukurlah kepada-Ku, maka Aku akan tambah nikmat itu. Jangan sampai kita ingkar atas nikmat yang sudah diberikan,” tuturnya.

Ustadz Herman Edy juga mengibaratkan usia 15 tahun Pikiran Lampung seperti masa remaja yang sedang dalam fase pertumbuhan.

“Usia 15 tahun itu seperti anak remaja, sedang berkembang pesat, sedang kuat-kuatnya. Tinggal bagaimana diarahkan agar terus memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan Pikiran Lampung telah memberikan manfaat bagi banyak pihak dan diharapkan terus menjadi ladang amal.

“Kalau sesuatu dihidupkan oleh Allah dan memberi manfaat bagi banyak orang, itu tanda keberkahan. Pikiran Lampung ini sudah terlihat manfaatnya,” katanya.

Di akhir tausyiahnya, ia turut mendoakan seluruh pihak yang hadir agar diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan tugas.

Perayaan HUT ke-15 Pikiran Lampung ditutup dengan doa bersama dan kegiatan bakti sosial yang menjadi simbol kepedulian terhadap sesama. Kesederhanaan acara tidak mengurangi makna, justru memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan rasa syukur.

Dengan mengusung semangat “Maju Bersinar, Terang 2026”, Pikiran Lampung diharapkan terus berkembang menjadi media yang profesional, bijak, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah serta menjadi jembatan informasi yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.(***)

EDITOR :ARMIJI ABUSANI.

Seedbacklink affiliate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0