Camat Negeri Agung Pimpin Rakor Bulanan: Disiplin Aparatur dan Keramahan Pelayanan Jadi Fokus Utama

12 views

Way kanan | Newsanalis.com- Pemerintah Kecamatan Negeri Agung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja aparatur serta menyamakan persepsi terkait program kerja di lingkup kecamatan dan kampung. Kegiatan penting tersebut dipimpin langsung oleh Camat Negeri Agung, Hepi Haryanto, S.E.

Dalam pelaksanaannya, Camat Hepi didampingi oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam), ** Ahmad Sadikul Usna, S.E.**, serta dihadiri oleh para pejabat eselon dan Kepala Kampung se-Kecamatan Negeri Agung. Rakor ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja aparatur dalam melayani masyarakat.

Tegas Soal Disiplin dan Kehadiran
Dalam arahannya, Camat Hepi menyoroti ketat mengenai kedisiplinan aparatur. Ia menekankan bahwa kehadiran fisik di kantor adalah syarat mutlak bagi seorang abdi negara.

“Bagaimana kita mau melayani masyarakat kalau kita tidak ada di kantor?” tegas Hepi, mengingatkan pentingnya kehadiran aparatur saat jam kerja. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik tidak bisa berjalan maksimal jika pelayannya tidak berada di tempat.

Selain disiplin kehadiran, Hepi juga menyoroti aspek kebersihan lingkungan kantor dan peran serta dalam menjaga keamanan melalui sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di wilayah kampung masing-masing. Kebersihan dan keamanan, menurutnya, adalah cerminan dari kualitas pemerintahan yang baik.

Budayakan Keramahan, “Suguhkan Kopi atau Minimal Aqua”
Salah satu poin yang paling menonjol dalam rapat ini adalah himbauan Camat Hepi terkait etika pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh Kepala Kampung dan jajarannya untuk tidak hanya sekadar melayani secara administratif, tetapi juga membangun hubungan emosional dan kekeluargaan dengan warga.

Hepi berpesan agar setiap tamu atau warga yang berkunjung ke kantor kampung atau kecamatan disambut dengan hangat.

“Kepada seluruh Kepala Kampung, layani masyarakat atau warganya dengan baik, bahkan siapa pun yang berkunjung ke kantor. Selagi niat dan iktikadnya baik, harus kita terima dengan tangan terbuka,” ujar Hepi.

Lebih lanjut, Hepi memberikan contoh konkret mengenai keramahan yang harus ditunjukkan. Ia meminta para aparatur untuk tidak pelit menyuguhkan sesuatu kepada tamu.

“Bahkan suguhkan kopi atau minimal Aqua,” ungkap Hepi. Menurutnya, tindakan kecil seperti menyuguhkan minuman dapat memecahkan kekakuan birokrasi dan membuat warga merasa dihargai.

“Tujuannya agar rasa kekeluargaan itu akan terjalin dengan baik antara pemerintah dan masyarakat,” pungkas nya.(*/Fikri)

Editor : Maruzi

Seedbacklink affiliate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0