BANDARLAMPUNG —–News analis.com – Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung berlangsung penuh kejutan sekaligus menjadi simbol kuatnya soliditas dunia usaha di Lampung. Petahana, Ary Meizary Alfian, kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Apindo Lampung periode 2026–2031 setelah terpilih secara aklamasi, Senin (22/6/2026).



Padahal, sejak awal proses penjaringan, pemilihan ketua diprediksi berlangsung sengit. Empat figur kuat dari berbagai sektor usaha dinyatakan lolos administrasi dan siap bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di organisasi para pengusaha tersebut.
Selain Ary Meizary Alfian, tiga kandidat lainnya adalah pengusaha kepelabuhanan Tatang Rohadi, Assistant Vice President Head of Human Resources Nestlé Indonesia Bernard H. Simanjuntak, serta pengusaha kuliner pemilik Minang Indah Group, Junaedi.
Namun dinamika berubah drastis saat sidang pemilihan yang berlangsung di Emersia Hotel memasuki agenda penyampaian visi dan misi. Satu per satu kandidat justru menyatakan mundur dan memberikan dukungan penuh kepada Ary Meizary.
Tatang Rohadi menjadi kandidat pertama yang menyatakan mundur.
“Dengan mempertimbangkan secara matang dan melihat dinamika Apindo Lampung selama ini di bawah kepemimpinan Ketua Ary yang luar biasa, saya percaya Apindo Lampung akan semakin maju jika kembali dipimpin oleh Ketua Ary,” ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta sidang.
Keputusan serupa kemudian disampaikan Bernard H. Simanjuntak.
“Saya dengan penuh kesadaran dan keyakinan menilai Apindo Lampung akan lebih maju jika kembali dipimpin oleh Ketua Ary Meizary. Karena itu saya mundur dari pencalonan dan memberikan dukungan penuh kepada beliau,” katanya.
Tak lama berselang, Junaedi juga mengambil langkah yang sama demi menjaga soliditas organisasi.
“Dua kandidat sudah mengundurkan diri. Saya juga menyatakan mundur dan mendukung penuh pencalonan Ketua Ary Meizary Alfian sebagai Ketua DPP Apindo Lampung periode 2026–2031,” tegasnya.
Menurut Junaedi, selama lima tahun terakhir kepemimpinan Ary Meizary, Apindo Lampung menunjukkan kemajuan signifikan dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga iklim investasi serta dunia usaha di Provinsi Lampung.
Setelah seluruh kandidat menyatakan mundur dan meleburkan dukungan, pimpinan sidang menyerahkan keputusan kepada forum Musprov. Dengan suara bulat, peserta menetapkan Ary Meizary Alfian sebagai Ketua DPP Apindo Lampung masa bakti 2026–2031 secara aklamasi.
Terpilihnya kembali Ary Meizary mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan kalangan pengusaha terhadap kepemimpinannya. Selama periode sebelumnya, ia dinilai berhasil memperkuat peran Apindo sebagai wadah perjuangan dunia usaha sekaligus menjembatani komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah.
Musprov VIII Apindo Lampung pun tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga menunjukkan kedewasaan organisasi dalam menjaga persatuan dan keberlanjutan kepemimpinan demi mendorong pertumbuhan investasi serta perekonomian di Bumi Ruwa Jurai. (***/Riendue *).
Editor : Armiji.Abusani






