Perwakilan Unila Hadiri 2nd HARVEST International University Gathering di Da Lat, Vietnam

31 views

Bandar Lampung | Newsanalis.com-(Unila): Universitas Lampung (Unila) turut berpartisipasi dalam 2nd HARVEST International University Gathering for Agroecology and Food Sovereignty yang diselenggarakan pada 22–25 September 2026 di Da Lat University (DLU), Vietnam. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan HARVEST Project (Higher Education Leadership on Agricultural and Food Rights for Environmental Sustainability) yang didanai melalui program Erasmus+ Uni Eropa.

Unila diwakili oleh empat akademisi dari berbagai bidang keilmuan, yaitu Indra Jaya Wiranata dari Program Studi Hubungan Internasional, Susana Indriyati Caturiani dari Program Studi Administrasi Negara, Fuad Abdulgani dari Program Studi Sosiologi, serta Dodi Faedlulloh dari Program Studi Administrasi Negara.

HARVEST merupakan konsorsium internasional yang mempertemukan delapan perguruan tinggi dari Eropa dan Asia Tenggara. Dari Eropa, konsorsium melibatkan Universidad de Sevilla (US), Spanyol, yang bertindak sebagai koordinator utama, serta University of Agriculture in Krakow (URK), Polandia.

Sementara dari Asia Tenggara, konsorsium terdiri atas Universitas Lampung (Unila), Associated Program for International law (Apintlaw) dan Universitas Kristen Indonesia (UKI) dari Indonesia; Dalat University (DLU) dan Vietnam National University of Forestry (VNUF) dari Vietnam; serta Svay Rieng University (SRU) dan Prek Leap National College of Agriculture (NIA) dari Kamboja.

Komposisi konsorsium tersebut mempertemukan perspektif akademik dari berbagai konteks Eropa dan Asia Tenggara dalam mengembangkan agenda bersama mengenai agroekologi, hak atas pangan, kedaulatan pangan, dan keberlanjutan lingkungan.

Pertemuan di Da Lat menjadi ruang bagi pimpinan perguruan tinggi, akademisi, peneliti, dan para ahli dari institusi mitra untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, serta inovasi di bidang pertanian dan sistem pangan berkelanjutan.

Salah satu perhatian utama dalam pertemuan ini adalah penguatan kapasitas produksi pertanian organik serta pengembangan sistem pangan yang lebih berkelanjutan dengan memberikan perhatian pada pasar lokal dan pasar di kawasan sekitar. Pendekatan tersebut menempatkan masyarakat, produsen pangan, dan lingkungan sebagai bagian penting dalam pembangunan sistem pangan yang berkelanjutan.

Selama kegiatan, para peserta mengikuti berbagai agenda akademik dan kelembagaan berupa presentasi, diskusi, debat, serta roundtable discussion. Forum tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar perguruan tinggi mengenai pengembangan pembelajaran, penelitian, inovasi, serta keterlibatan masyarakat dalam isu pertanian berkelanjutan dan sistem pangan lokal.

Partisipasi lintas disiplin dari delegasi Unila turut merefleksikan karakter HARVEST yang melihat persoalan pertanian dan pangan dari berbagai perspektif. Isu tersebut tidak hanya berkaitan dengan produksi pertanian, tetapi juga berhubungan dengan masyarakat, kebijakan publik, tata kelola, relasi sosial, hubungan internasional, serta keberlanjutan lingkungan.

Selain agenda akademik, para peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi pertanian di sekitar Da Lat. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung praktik produksi pertanian dan sistem pangan setempat, termasuk perkebunan padi, teh, dan kopi, serta kawasan produksi anggur dan buah anggur.

Bagi Unila, keterlibatan dalam HARVEST menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan keberlanjutan melalui pendekatan yang menghubungkan pendidikan, penelitian, kebijakan, dan keterlibatan masyarakat. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dari Eropa dan Asia Tenggara juga membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan, pengembangan inovasi, dan kolaborasi akademik lintas negara.

Melalui HARVEST, perguruan tinggi anggota konsorsium berupaya memperkuat kapasitas pendidikan tinggi dalam mengembangkan pengetahuan dan praktik terkait hak atas pangan, pertanian berkelanjutan, agroekologi, dan keberlanjutan lingkungan.

Keikutsertaan empat perwakilan Unila dalam 2nd HARVEST International University Gathering di Da Lat diharapkan semakin memperkuat jejaring internasional Unila serta mendorong kolaborasi akademik yang dapat berkontribusi pada pengembangan sistem pertanian dan pangan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat lokal.(*)

Humas Unila

Seedbacklink affiliate
Editor: Maruzi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0