Kagama Lampung Berbagi Kebahagiaan Bersama Puluhan Lansia di Tresna Werdha Natar
LAMPUNG SELATAN ——– NEWSANALIS COM Kepedulian terhadap warga lanjut usia diwujudkan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Kota Bandarlampung bersama sejumlah mitra melalui kegiatan bakti sosial di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PSLU) Tresna Werdha, Natar, Lampung Selatan, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Kagama Kota Bandarlampung, Kagama Lampung, Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Lampung, Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung, serta Paguyuban Sinar Mas. Selain menyerahkan bantuan, kegiatan juga diisi dengan pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis bagi para lansia dan warga yang hadir.
Suasana kegiatan berlangsung hangat. Puluhan penghuni panti mengikuti rangkaian acara di aula. Sejumlah pengurus Kagama dan perwakilan organisasi serta lembaga yang terlibat turut hadir, di antaranya Ketua Harian Pengda Kagama Lampung Andri Restuni beserta jajaran sekretariat, Ketua Pengcab Kagama Kota Bandar Lampung Ir. Ketut Pasek bersama pengurus, perwakilan Forum CSR Lampung, serta Paguyuban Sinar Mas.
Ketua Pengcab Kagama Kota Bandar Lampung, Ir. Ketut Pasek, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial Kagama bersama para mitra terhadap para penghuni panti.
Menurut dia, kunjungan itu tidak semata-mata untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi dan menghadirkan suasana kebahagiaan bagi para lansia.
“Kami datang untuk bersilaturahmi dengan Oma dan Opa sekaligus berbagi kebahagiaan. Bantuan yang kami berikan mungkin tidak seberapa, tetapi ini merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang kami kepada para penghuni Panti Tresna Werdha,” kata Ketut.
Ia berharap kehadiran rombongan dapat memberikan kegembiraan, tidak hanya bagi lansia yang mengikuti acara di aula, tetapi juga mereka yang sedang menjalani perawatan di bangsal.
Bantuan yang diserahkan dalam kegiatan tersebut antara lain mesin cuci, sembako, perlengkapan kebersihan, buah-buahan, serta berbagai jenis makanan dan kue.
Kepala UPTD PSLU Tresna Werdha Natar, Iwan Barmansyah, S.H., M.H., menyampaikan bahwa saat ini terdapat 81 orang lansia yang tinggal di panti tersebut. Mereka berasal dari sejumlah wilayah di Provinsi Lampung dengan latar belakang kehidupan yang beragam.
Ia menjelaskan, para penghuni panti merupakan lansia yang berada dalam kondisi terlantar maupun ditelantarkan oleh keluarganya sehingga membutuhkan pelayanan dan pendampingan.
“Jumlah lansia yang ada di sini sebanyak 81 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah di Lampung dan merupakan lansia yang terlantar maupun ditelantarkan oleh keluarganya,” ujar Iwan.
Setelah prosesi penyerahan bantuan, suasana berubah semakin akrab. Para lansia diajak bernyanyi dan berjoget bersama para pengurus serta anggota Kagama, Forum CSR Lampung, dan Paguyuban Sinar Mas.
Tawa dan keceriaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Interaksi langsung antara para lansia dan rombongan menjadi bagian yang cukup berkesan dalam kunjungan sosial itu.
Rombongan kemudian didampingi pengurus PSLU untuk melihat langsung kondisi para penghuni di sejumlah bangsal. Ruang perawatan lansia dibedakan antara penghuni laki-laki dan perempuan.
Para lansia yang tinggal di panti tersebut memiliki rentang usia yang berbeda. Salah seorang penghuni bernama Suryani bahkan mengaku telah berusia 112 tahun. Perempuan tersebut menyebut dirinya berasal dari Semarang.
Setelah mengunjungi bangsal perempuan, rombongan melanjutkan kunjungan ke tempat tinggal para penghuni lansia laki-laki.
Kegiatan sosial tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan berbagi bantuan semata. Kagama Lampung bersama berbagai elemen yang terlibat ingin membangun hubungan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
Khususnya terhadap kelompok lanjut usia yang membutuhkan perhatian, pelayanan, pendampingan, serta dukungan sosial.
Melalui kegiatan tersebut, Kagama Lampung juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di masa mendatang.(Redaksi)
Editor Armiji Abusani Obara








