Unila dan Vietnam National University of Forestry Jajaki Perluasan Kemitraan Melalui Project HARVEST

22 views

Bandar Lampung | Newsanalis.xom-(Unila): Universitas Lampung (Unila), Indonesia, dan Vietnam National University of Forestry (VNUF), Vietnam, menggelar pertemuan kemitraan di VNUF, Hanoi, pada 29 September 2026. Pertemuan ini membahas potensi pengembangan kerja sama sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah ditandatangani beberapa waktu lalu antara kedua institusi sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas dampak kolaborasi internasional yang dikembangkan melalui Project HARVEST.

HARVEST (Higher Education Leadership on Agricultural and Food Rights for Environmental Sustainability) merupakan proyek kolaborasi pendidikan tinggi internasional yang didukung oleh Uni Eropa melalui program Erasmus+.

Proyek ini mendorong kerja sama dalam bidang pertanian dan sistem pangan berkelanjutan, hak atas pangan dan pertanian, keberlanjutan lingkungan, serta pengembangan pendekatan pembelajaran inovatif di perguruan tinggi. Melalui jejaring internasional yang dibangun, HARVEST menjadi wadah pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas akademik, dan penghubung antara kegiatan pendidikan tinggi dengan tantangan keberlanjutan di masyarakat.

Pertemuan antara Unila dan VNUF menjadi peluang untuk memperluas manfaat kerja sama internasional agar tidak terbatas pada kegiatan proyek semata. Dengan memanfaatkan jejaring kelembagaan dan pengalaman kolaborasi yang berkembang melalui HARVEST, kedua universitas mendiskusikan berbagai potensi kerja sama yang dapat ditindaklanjuti berdasarkan MoU yang telah ditandatangani. Langkah ini mencerminkan pentingnya mengembangkan kolaborasi berbasis proyek menjadi kemitraan institusional yang lebih luas dan berkelanjutan.

Sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan meliputi mobilitas mahasiswa dan staf akademik, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, kuliah tamu, seminar dan lokakarya, serta kegiatan pembelajaran kolaboratif. Kerja sama lintas disiplin juga dapat dijajaki, khususnya yang menghubungkan bidang kehutanan, pertanian berkelanjutan, tata kelola lingkungan, pembangunan masyarakat, dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Bidang-bidang tersebut membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengembangan penelitian bersama untuk merespons berbagai tantangan lingkungan dan keberlanjutan di Indonesia dan Vietnam.

Selain pengembangan kegiatan akademik, pertemuan ini juga menegaskan pentingnya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Sejalan dengan pendekatan HARVEST yang menghubungkan pembelajaran akademik dengan praktik pertanian dan pangan berkelanjutan, kerja sama ke depan berpotensi dikembangkan melalui kegiatan berbasis masyarakat, pertukaran pengetahuan, serta penelitian yang menghubungkan keahlian akademik dengan pengalaman dan kebutuhan pembangunan di tingkat lokal.(*)

Humas Unila

Seedbacklink affiliate
Editor: Maruzi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0