Bandar Lampung|Newsanalis.com-(Unila): Memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi generasi muda tidak selalu harus dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Mengenalkan langsung lingkungan perguruan tinggi juga menjadi salah satu cara untuk membuka pandangan mereka tentang pendidikan dan masa depan. Hal inilah yang menjadi tujuan kunjungan rombongan Paskibraka Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan, ke Universitas Lampung (Unila), Rabu, 4 November 2026.
Kunjungan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama lantai dua Gedung Rektorat Unila tersebut merupakan bagian dari kegiatan studi banding Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Kegiatan ini ditujukan untuk menambah pengetahuan dan pengalaman para anggota Paskibraka yang sebelumnya telah berhasil menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Agustus 2026 lalu.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Muara Enim, Syarifuddin, A.P., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan, kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan bagi para anggota Paskibraka. Setelah menyelesaikan tugas kenegaraan, mereka diberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman baru melalui kunjungan ke lingkungan perguruan tinggi.
Menurutnya, pembinaan terhadap anggota Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan kedisiplinan dan tanggung jawab saat menjalankan tugas, tetapi juga perlu diikuti dengan penambahan wawasan dan pengetahuan sebagai bekal untuk masa depan.
Mewakili Unila, Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), Prof. Dr. Marselina, S.E., M.P.M., menyambut baik kunjungan tersebut. Pada kesempatan itu, ia memperkenalkan sejumlah kebijakan akademik Unila, termasuk upaya universitas mendorong mahasiswa agar dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
Ia juga menjelaskan, Unila memberikan insentif kepada program studi yang mampu mencapai persentase kelulusan tepat waktu lebih dari 50 persen. Kebijakan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendorong program studi semakin aktif mendampingi mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikannya.
“Sekarang ini kelulusan tepat waktu menjadi perhatian kita bersama. Dengan kebijakan yang diterapkan universitas, Alhamdulillah salah satu indikator kita sudah mencapai 58 persen. Harapannya, program studi terus berupaya meningkatkan pendampingan supaya semakin banyak mahasiswa yang bisa lulus sesuai waktunya,” ujar Prof. Marselina.
Ia juga menyampaikan, pendidikan jenjang sarjana di Unila umumnya memiliki beban studi sekitar 142 hingga 144 SKS. Informasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kepada para peserta mengenai proses pendidikan di perguruan tinggi sekaligus menumbuhkan minat untuk melanjutkan studi.
Selanjutnya, Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru Unila, Dr. Eng. Ir. Lukmanul Hakim, S.T., M.Sc., IPM., menyampaikan materi pengenalan Unila. Pemaparan meliputi informasi mengenai lingkungan kampus, proses masuk ke Unila, serta berbagai hal yang perlu diketahui calon mahasiswa. Rombongan juga mendapatkan kesempatan mengenal fasilitas dan suasana kampus melalui kegiatan presentasi materi.
Turut hadir Kepala Satpol. PP Kabupaten Muara Enim Dedi Suryanto Fuadi, S.H., Koordinator Tim Kerja Humas Unila M. Safik Eka Saputra, S.E., M.M., serta para pelatih Paskibraka Kabupaten Muara Enim.(*)
Humas Unila








