Pesawaran | Newsanalis.com- Kabupaten Pesawaran berhasil memperoleh kabar membanggakan dengan menorehkan prestasi di tingkat nasional. Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, berhasil masuk dalam 15 besar nasional Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 dari 598 desa yang masuk dalam nominasi penilaian tingkat nasional.
Capaian tersebut mendapat dukungan langsung dari Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. yang hadir dalam rangkaian Online Evaluation Desa Cantik 2026 di Balai Desa Sidodadi, Kamis (10/9/2026).
Kehadiran Bupati menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran terhadap penguatan tata kelola data sekaligus pemanfaatan statistik sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan hingga tingkat desa.
Bupati menilai keberadaan data yang valid dan dapat diakses menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan desa berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Melalui Program Desa Cantik, desa didorong tidak hanya menjadi objek pendataan, tetapi mampu mengelola dan memanfaatkan data secara mandiri.
“Harapan saya melalui program ini, kita ingin mengubah paradigma agar desa tidak lagi hanya menjadi objek pendataan, tetapi menjadi subjek yang mandiri dalam mengelola datanya sendiri,” ujar Bupati Nanda.
Menurutnya, data yang telah tersedia perlu dimanfaatkan sebagai instrumen untuk mendorong kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam menentukan sasaran program dan bantuan pemerintah secara lebih tepat.
Karena itu, Bupati berharap Program Desa Cantik dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga budaya literasi statistik dan pengelolaan data semakin kuat di tingkat desa.
“Tanpa data yang baik, arah kebijakan kita untuk masa depan desa akan sulit ditentukan secara tepat. Karena itu, saya berharap program Desa Cantik ini terus berjalan secara berkesinambungan,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Desa Sidodadi melakukan berbagai pembenahan dalam pengelolaan dan pemanfaatan data, mulai dari pemutakhiran data kependudukan, pendataan UMKM, penguatan website desa sebagai sarana diseminasi informasi, hingga penyusunan publikasi statistik dan infografis yang informatif serta mudah dipahami masyarakat.
Penguatan pengelolaan data tersebut didukung oleh tiga Agen Statistik Desa Sidodadi, yakni Rizky Edy Suwarno, S.Kom., Isbuntaran, dan Chicilia Rahmawati Putri. Mereka berperan dalam mendukung proses pengelolaan data sekaligus meningkatkan literasi statistik di lingkungan desa.
Sejumlah produk statistik juga telah dihasilkan melalui Program Desa Cantik, di antaranya Buku Monografi Desa Sidodadi Tahun 2026, Desa Sidodadi Dalam Angka 2026, Publikasi Potensi UMKM Desa Sidodadi 2026, Ragam Data Desa Sidodadi 2024–2026, serta Buku Infografis Desa Sidodadi Tahun 2026.
Selain menghasilkan publikasi, Desa Sidodadi juga telah mengembangkan portal digital yang menyediakan berbagai informasi, mulai dari data kependudukan dan ketenagakerjaan, katalog UMKM, potensi wisata, hingga layanan administrasi desa. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan data lebih mudah diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Yang tidak kalah penting, data yang dihasilkan melalui Program Desa Cantik mulai dimanfaatkan sebagai salah satu dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Pemanfaatan tersebut menunjukkan bahwa program Desa Cantik tidak berhenti pada kegiatan pendataan dan publikasi, tetapi telah mulai memberikan kontribusi nyata terhadap proses perencanaan pembangunan desa.
Bupati Nanda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur Desa Sidodadi dan para Agen Statistik Desa yang telah berkomitmen dalam menyukseskan Program Desa Cantik.
“Terima kasih kepada seluruh aparatur Desa Sidodadi dan para agen statistik desa atas komitmen, peran aktif, dan dedikasi dalam menyukseskan program Desa Cantik ini. Dampingi warga kita dan jaga kualitas data desa ini dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Masuknya Desa Sidodadi dalam 15 besar nasional menjadi hasil dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran, BPS Kabupaten Pesawaran, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat. Capaian tersebut sekaligus menjadi momentum untuk terus memperkuat budaya pengambilan kebijakan berbasis data di Kabupaten Pesawaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PMD Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa, S.STP., M.I.P.; Plt. Kepala Dinas Kominfotiksan M. Ardhiansyah Putra Agung, S.E., M.M.; Kepala BPS Kabupaten Pesawaran Gunawan Catur Prasetyo; Camat Teluk Pandan Salpani; serta Kepala Desa Sidodadi Tunggal Saputro.(*)








