Musda V LPM Lampung 2026–2031, Yuhadi Tekankan Ekonomi Desa dan Pemberdayaan Masyarakat
BANDAR LAMPUNG —–—NEWSANALIS COM Pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat menjadi sorotan dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Lampung, Rabu (21/10/2026), di Hotel Horison, Bandar Lampung.
Dalam momentum tersebut, H. Yuhadi, S.H., menegaskan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat agar desa tidak hanya dipandang sebagai wilayah administratif, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Menurut Yuhadi, program pemberdayaan masyarakat harus diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa kemajuan ekonomi dapat dimulai dari desa. Masyarakat perlu didorong untuk mengembangkan potensi lokal, memperkuat kemandirian, serta membangun kerja sama demi meningkatkan kesejahteraan bersama.
“Dalam pembangunan desa, program pemberdayaan masyarakat tidak kalah penting. Kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa desa adalah tempat pertumbuhan ekonomi. Bersaing itu biasa, tetapi yang lebih penting bagaimana kita bisa bersanding dan maju bersama masyarakat,” demikian pesan Yuhadi dalam gagasannya mengenai pemberdayaan masyarakat desa.

Musda V LPM Provinsi Lampung menjadi momentum strategis bagi organisasi untuk menentukan kepemimpinan periode 2026–2031 sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program kerja yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
Menjelang pelaksanaan forum tersebut, dukungan terhadap H. Yuhadi, S.H., untuk memimpin DPD LPM Provinsi Lampung terus mengemuka. Sejumlah pengurus LPM dari kabupaten dan kota menyatakan kesamaan pandangan dalam mendukung Yuhadi sebagai calon ketua untuk lima tahun mendatang.
Dukungan itu disampaikan Ketua DPD LPM Kota Bandar Lampung, Busroni S., S.H., dan Ketua DPD LPM Kabupaten Lampung Timur, Usman, S.H. Keduanya menyatakan dukungan kepada Yuhadi setelah dimintai pendapat mengenai tiga calon yang akan bersaing dalam Musda V LPM Provinsi Lampung.
Sikap serupa juga disampaikan pengurus DPD LPM Provinsi Lampung, Hermawan, S.Hi., M.H., dan Johan Alamsyah, S.E. Keduanya turut menyatakan dukungan kepada Yuhadi untuk memimpin organisasi tersebut pada periode 2026–2031.
Menguatnya dukungan dari sejumlah pengurus tersebut menjadi salah satu dinamika menjelang forum pengambilan keputusan tertinggi LPM di tingkat provinsi. Meski demikian, penentuan ketua tetap harus mengikuti mekanisme, tata tertib, dan keputusan peserta Musda sesuai aturan organisasi.
Lebih dari sekadar memilih pemimpin baru, Musda V LPM Provinsi Lampung diharapkan menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat struktur organisasi, menyatukan visi antardaerah, serta menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepemimpinan LPM ke depan juga dituntut mampu menjembatani potensi desa dengan peluang pembangunan yang lebih luas. Dengan penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan potensi ekonomi lokal, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan, desa diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan mengemukanya dukungan kepada H. Yuhadi, S.H., perhatian kini tertuju pada hasil Musda V LPM Provinsi Lampung. Forum tersebut diharapkan berlangsung demokratis, tertib, dan sesuai ketentuan organisasi, sekaligus melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa LPM semakin berperan dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Lampung selama periode 2026–2031.(diki)
Editor Armiji Abusani Obara








