Mengawal Ekonomi Berkeadilan, Aprohan Jadi Pemateri Seminar Nasional Gema Jurnalistik FEB Unila

13 views

Mengawal Ekonomi Berkeadilan, Aprohan Jadi Pemateri Seminar Nasional Gema Jurnalistik FEB Unila

BANDAR LAMPUNG ——-NEWSANALIS. COM Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa Fakultas (UKPM-F) Pilar Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) menggelar Seminar Nasional Gema Jurnalistik 2026 di Student Center FEB Unila, Rabu, 4 November 2026.

Acara yang mengusung tema “Menalar Ekonomi, Menyuarakan Fakta: Peran Generasi Muda dalam Jurnalisme dan Pemberdayaan” tersebut menghadirkan Aprohan Saputra, M.Pd. sebagai salah satu pemateri utama.

Dalam sesi bertajuk “Mengawal Pertumbuhan: Jurnalisme Ekonomi yang Berkeadilan”, Aprohan menekankan pentingnya peran pers dalam menguji realitas di balik angka statistik perekonomian.

Menurutnya, pemberitaan ekonomi tidak boleh berhenti pada laporan pertumbuhan, nilai investasi, atau besaran anggaran semata, melainkan harus menguji apakah manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.

“Pertumbuhan ekonomi tidak selalu berarti seluruh masyarakat mengalami peningkatan kesejahteraan. Di sinilah pers bertugas mengawasi dampak kebijakan agar tercipta pertumbuhan yang inklusif dan berkeadilan,” tegas Aprohan.

Ia menguraikan empat prinsip utama inclusive growth (pertumbuhan berkeadilan), yakni kesempatan, pemerataan, akses, dan keberlanjutan. Selain itu, Aprohan mendorong jurnalis muda dan pers mahasiswa untuk menguasai teknik jurnalisme data serta mengemas indikator ekonomi menjadi cerita berperspektif human interest.

Di tengah era digital 5.0, ia juga mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan harus tetap dibarengi dengan disiplin verifikasi serta independensi jurnalistik.

Dalam sambutannya, Andri Bagas Irawan, Pemimpin Umum UKPM-F Pilar Ekonomi FEB Unila menyebutkan, melalui Seminar Nasional Gema Jurnalistik 2026 ini, pihaknya ingin mendorong jurnalis muda dan pers mahasiswa agar tidak sekadar menjadi pencatat aktivitas ekonomi.

“Pers harus hadir sebagai pengawal kebijakan publik yang kritis demi memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar berjalan secara inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Dwi Marissa Erlina Permata Syahputri mengatakan, seminar nasional ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa, delegasi pers mahasiswa, siswa SMA/SMK, hingga masyarakat umum.

Dia bilang, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan serta kepekaan generasi muda dalam mengawal kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan umum.(**)

Editor Armiji Abusani Obara

Seedbacklink affiliate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0