PARDASUKA | Newsanalis.com – Pemerintah Pekon Pardasuka, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu gelar rembuk stunting bersama kader Posyandu dan Puskesos.
Acara yang dihadiri perwakilan badan hippun pemekonan (BHP), Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, dan para kader stunting dan kesehatan ini digelar di balai pekon setempat, Senin, 7 Oktober 2024.
Kepala Pekon Pardasuka, Jevi Hardi Sofyan, SH., menjelaskan, rembuk stunting bertujuan untuk menyamakan persepsi guna terus memantau perkembangan ibu hamil (Bumi) dan anak dengan kondisi gizi kurang baik.

“Rembuk stunting ini bertujuan untuk bersama-sama merumuskan langkah-langkah penanggulangan dan pencegahan stunting yang akan dilakukan. Dengan keterlibatan semua pihak dan juga stakeholder hingganya stunting ini bisa terus kita intervensi dan ditekan,” ucap Jevi.
Menurut Jevi, sesuai data yang ada, anak dengan gizi buruk di Pardasuka pada tahun 2020 jumlahnya mencapai 60 anak.
Namun kata dia, secara berangsur di setiap tahunnya terus mengalami penurunan. “Syukur alhamdulilah, terus mengalami penurunan di setiap tahunnya. Saat ini hanya tinggal 14 anak”, beber Jevi.
Jevi juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada petugas dan kader Posyandu serta Poskesos yang sudah bekerja maksimal.
“Terimakasih kepada seluruh petugas stunting yang selalu menjalankan tugas memantau kesehatan ibu dan anak di wilayah Pekon Pardasuka. Kita merasa senang dan bangga atas keberhasilan yang diraih,” imbuhnya. (*/Roji)








