Teknik Geofisika Gelar Semnas Bahas Energi Berkelanjutan

13 views

Bandar lampung | Newsanalis.com-(Unila): Program Studi Teknik Geofisika Universitas Lampung (Unila) menggelar seminar nasional kuliah lapangan di Auditorium Gedung Jurusan Teknik Geofisika Unila, pada 2 dan 4 Mei 2026.

Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian kuliah lapangan mahasiswa yang mengusung tema “Integrasi Ilmu Geosains dan Energi Berkelanjutan untuk Masa Depan Indonesia”. Kegiatan bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa terkait peran geosains dalam eksplorasi energi dan pengembangan energi berkelanjutan di Indonesia.

Kegiatan dibuka Ketua Jurusan Teknik Geofisika Unila, Dr. Ir. Syamsurijal Rasimeng, S.Si., M.Si., C.EIA., IPM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya integrasi antara pembelajaran di kelas, penelitian, dan pengalaman lapangan sebagai bekal mahasiswa menghadapi tantangan di sektor energi.

Dalam seminar tersebut, para narasumber membahas berbagai isu terkait eksplorasi panas bumi dan pengembangan energi berkelanjutan. Pada sesi awal, Geophysicist PT Geo Dipa Energi (Persero), Reza Syahputra, S.T., M.T., memaparkan tahapan eksplorasi panas bumi serta peran metode geofisika dalam memahami kondisi bawah permukaan.

Pembahasan kemudian dilanjutkan Head of Research Growth & Strategic Development Star Energy Geothermal, Aquardi Rachmat Suminar, yang menjelaskan sistem panas bumi dan jenis pembangkit listrik tenaga panas bumi.

Sementara itu, Guru Besar Bidang Ilmu Geofisika Unila, Prof. Dr. Ir. Muh. Sarkowi, S.Si., M.Si., IPU., membahas pengembangan energi baru terbarukan serta penerapan integrasi data geologi, geofisika, dan geokimia pada sistem panas bumi di Ulubelu, Lampung.

Selain membahas sektor energi, seminar juga mengulas pengembangan industri berkelanjutan. Manager of New Opportunities Exploration and Technical Support PT Supreme Energy, Mauliate Agus Sihotang, memaparkan potensi pengembangan panas bumi bertemperatur menengah beserta tantangan teknis dan keekonomiannya.

Adapun Agronomist PT Pupuk Indonesia, Muher Sukmayanto, S.P., M.P., menjelaskan pengembangan pupuk ramah lingkungan melalui konsep blue ammonia dan green ammonia.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu dosen Teknik Geofisika, Yayan Mi’rojul Husni dan Muhammad Alzaid Ponka. Antusiasme mahasiswa terlihat melalui berbagai pertanyaan yang diajukan terkait eksplorasi panas bumi dan transisi energi.

Melalui seminar ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai keterkaitan geosains dan energi berkelanjutan serta meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan sektor energi nasional.(*)

Humas Unila
Editor : Maruzi

Seedbacklink affiliate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0