PKKMB Universitas Saburai Dorong Mahasiswa Baru Jadi Penggerak Transformasi Sosial dan Ekonomi

25 views

BANDAR LAMPUNG | Newsanalis.com-Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) menjadi momentum untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, serta kesadaran kebangsaan.

Mengusung tema “Mahasiswa Baru Menjadi Penggerak Transformasi Sosial dan Ekonomi untuk Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan PKKMB diarahkan untuk memperkenalkan kehidupan perguruan tinggi sekaligus menanamkan kesadaran mengenai peran mahasiswa dalam menghadapi perubahan sosial dan ekonomi.

Kegiatan yang digelar di Kampus Universitas Saburai, Jumat (11/9/2026), itu turut diisi dengan penyampaian materi mengenai pengembangan karakter dan wawasan kebangsaan. Rangkaian kegiatan dimoderatori oleh Reza Pahlepi, SE., MM.

Rektor Universitas Saburai Dr. Sodirin, SE., MM. mengatakan, memasuki perguruan tinggi merupakan awal dari perjalanan baru yang menuntut mahasiswa lebih mandiri, kritis, dan bertanggung jawab.

“Hari ini merupakan awal dari perjalanan baru kalian. Mulai hari ini, kalian bukan lagi sekadar calon mahasiswa, tetapi telah menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai,” ujar Sodirin.

Ia menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang telah memilih Universitas Saburai sebagai tempat untuk belajar, berkembang, sekaligus mempersiapkan masa depan.

Menurut Sodirin, kehidupan perguruan tinggi memiliki tuntutan yang berbeda dibandingkan masa sekolah. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan dengan tetap menjunjung etika dan menghargai orang lain.

“Menjadi mahasiswa tentu berbeda dengan menjadi siswa. Di perguruan tinggi, kalian dituntut untuk lebih mandiri, lebih kritis, berani menyampaikan gagasan, tetapi tetap memiliki etika dan menghargai orang lain,” katanya.

*Tak Sekadar Mengejar Nilai dan Gelar*

Sodirin yang juga ketua MCMI provinsi Lampung itu mengingatkan agar mahasiswa baru tidak menjadikan nilai akademik dan gelar sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Ia mendorong mahasiswa mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki dengan karakter, kepedulian, dan keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

“Saya berharap mahasiswa Universitas Saburai tidak hanya mengejar nilai dan gelar. Jadilah mahasiswa yang memiliki ilmu, karakter, kepedulian, dan keberanian untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Karena itu, mahasiswa baru diminta memanfaatkan berbagai ruang pembelajaran yang tersedia di lingkungan kampus.

Selain mengikuti perkuliahan, mahasiswa didorong membangun relasi positif, mengenal para dosen, mengikuti organisasi dan kegiatan kemahasiswaan, serta terbuka terhadap berbagai pengalaman baru.

“Nikmati proses perkuliahan kalian. Kenali dosen-dosen kalian, bangun pertemanan yang baik, ikuti organisasi dan kegiatan kemahasiswaan, serta jangan takut mencoba hal-hal baru,” tuturnya.

Bagi Sodirin, pengalaman selama berada di bangku kuliah akan menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi kehidupan setelah lulus.

Empat tahun masa perkuliahan, kata dia, harus dimanfaatkan bukan hanya untuk mengejar capaian akademik, tetapi juga untuk membangun karakter, kepemimpinan, jejaring, dan keberanian mengambil peran di tengah masyarakat.

“Empat tahun ke depan mungkin terasa panjang, tetapi percayalah, waktu akan berjalan sangat cepat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Sodirin menyampaikan harapan agar mahasiswa yang saat ini mengikuti PKKMB dapat menyelesaikan pendidikan dan kembali ke kampus dalam suasana yang berbeda sebagai seorang sarjana.

“Saya berharap, mahasiswa yang hari ini duduk di hadapan saya sebagai mahasiswa baru, beberapa tahun lagi akan kembali bertemu dengan saya dalam suasana yang berbeda bukan lagi memakai atribut PKKMB, tetapi sudah mengenakan toga pada hari wisuda,” kata Sodirin.

Sementara itu, Ketua Pelaksana PKKMB Universitas Saburai, Irwan Jaya Diwirya, SH., MH., mengatakan kegiatan PKKMB tahun ini digelar secara luring dan daring melalui Zoom dengan melibatkan sekitar 600 mahasiswa baru.

“PKKMB tahun ini dilaksanakan secara offline dan online melalui Zoom. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 600 mahasiswa baru Universitas Saburai,” kata Irwan dalam laporan pelaksanaan kegiatan.

*Dandim Tekankan Bela Negara dan Nasionalisme*

Penguatan karakter mahasiswa dalam PKKMB juga diisi dengan materi wawasan kebangsaan yang disampaikan Dandim 0410/Kota Bandar Lampung Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M.

Dalam materinya, Roni menekankan pentingnya menanamkan semangat bela negara kepada generasi muda.

Menurutnya, bela negara tidak semata-mata diwujudkan melalui kegiatan yang bersifat militer, tetapi dapat dilakukan melalui profesi dan bidang pengabdian masing-masing.

Ia mengingatkan mahasiswa bahwa setiap profesi memiliki ruang untuk memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara.

“Semangat bela negara perlu ditanamkan sesuai dengan profesi masing-masing. Apa pun profesi yang nantinya dijalankan, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Roni.

Selain bela negara, Roni menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan. Menurut dia, rasa memiliki terhadap bangsa dan lingkungan menjadi modal penting untuk membangun kekompakan di tengah masyarakat.

Ia mengajak mahasiswa tidak mudah terpecah oleh perbedaan, melainkan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan.

“Kita perlu menanamkan rasa kesatuan dan persatuan, rasa memiliki, serta kekompakan. Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga karena menjadi kekuatan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” katanya.

Roni juga mengingatkan mahasiswa baru agar menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nasionalisme tidak cukup hanya dipahami sebagai sebuah konsep, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap, perilaku, tanggung jawab, dan kontribusi nyata sesuai kapasitas masing-masing.

“Semangat nasionalisme dan patriotisme perlu terus ditanamkan kepada generasi muda. Mahasiswa harus memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara serta memiliki kemauan untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” tuturnya.

*Narasumber Internal Bahas Sistem Pendidikan Tinggi*

PKKMB Universitas Saburai juga menghadirkan narasumber internal kampus, Dr. Maristiana Ayu, SE., MS., Ak., AKT., CA., CSRS., yang menyampaikan materi tentang sistem pendidikan tinggi di Indonesia, kampus berdampak, dan Tridarma Perguruan Tinggi.

Materi tersebut memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai kehidupan akademik sekaligus peran perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Penyampaian materi dimoderatori oleh Yessi Dekasari, SP., MM.

Dengan semangat tersebut, PKKMB menjadi titik awal bagi mahasiswa baru Universitas Saburai untuk mengenal kehidupan kampus sekaligus mempersiapkan diri sebagai generasi yang mampu menjadi penggerak transformasi sosial dan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.(*)

Seedbacklink affiliate
Editor: Maruzi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4028159191961500, DIRECT, f08c47fec0942fa0