LAMPUNG SELATAN,——Newsanalis.Com Tim Satgas BKO Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) ilegal yang diduga tidak dilengkapi dokumen sah saat melaksanakan penyekatan dan pemeriksaan di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam operasi tersebut, personel Lanal Lampung menghentikan dan memeriksa satu unit kendaraan pick up dan satu unit minibus yang dicurigai mengangkut barang ilegal dari Pulau Jawa menuju Provinsi Lampung.
Hasil pemeriksaan menemukan ratusan karton minuman beralkohol berbagai merek yang diangkut tanpa dokumen pengangkutan maupun surat jalan yang sah.
Lanal Lampung Amankan 187 Karton Miras
Selanjutnya, kedua kendaraan beserta pengemudi dan seluruh barang bukti diamankan ke Mako Lanal Lampung untuk dilakukan pendalaman.
Lanal Lampung kemudian berkoordinasi dengan Bea Cukai Provinsi Lampung untuk melaksanakan pemeriksaan bersama terhadap dokumen serta keaslian pita cukai yang melekat pada botol minuman beralkohol tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan indikasi penggunaan pita cukai palsu atau hasil fotokopi. Selain itu, barang tersebut tidak memiliki surat angkut barang serta tidak dilengkapi surat jalan dari pihak ekspedisi.
Pemeriksaan fisik mencatat total barang bukti sebanyak 187 karton dengan volume sekitar 1.437 liter minuman beralkohol.
Barang bukti tersebut terdiri dari minuman beralkohol Golongan B sekitar 1.224 liter dan Golongan C sekitar 213 liter.
Lanal Lampung Koordinasi dengan Bea Cukai
Komandan Lanal Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP., menyampaikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk pemeriksaan lanjutan.
Pemeriksaan tersebut termasuk pengujian keaslian pita cukai melalui konsorsium produsen pita cukai. Selanjutnya, barang bukti diserahkan kepada Bea Cukai Provinsi Lampung.
Sejumlah Pejabat dan Instansi Hadir
Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait yang turut mendukung proses koordinasi dan pemeriksaan.
Mereka antara lain Kepala Bea Cukai Bandar Lampung Asep Ridwan, Kepala BBPOM Bandar Lampung Bagus Heri Purnomo, S.Si., Apt., Kepala Balai Karantina Drh. Donni Muksydayan, Kasatpolairud Polres Lampung Selatan Iptu Panpan, Department Head K4L ASDP Bakauheni Setia Budi, Kepala Operasional BBJ Jaya, General Manager Pelindo Panjang Hardiyanto, serta Kepala Kantor Imigrasi Bandar Lampung Taufik Hidayat.
Kehadiran para pejabat dan perwakilan instansi tersebut memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pengawasan dan penegakan aturan di kawasan Pelabuhan Bakauheni sebagai salah satu pintu masuk utama menuju Pulau Sumatera.
TNI AL Perkuat Pengawasan Pintu Masuk Sumatera
Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut, khususnya Lanal Lampung, dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan pintu masuk Pulau .(**)
Editor Armiji Abusani








