Pringsewu | Newsanalis.com-Hari ketiga (terakhir-red) apel kendaraan dinas (Randis) baik roda dua dan roda empat di lapangan Pemkab Pringsewu, puluhan tenaga kesehatan (Nakes) dan kepala pekon (Kakon) terlihat sedang menunggu giliran kendaraannya untuk di cek, Jumat (09/05/1025).
Nampak, sejumlah pegawai seperti dari Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pringsewu disibukan dengan pengecekan Randis.
Tidak hanya roda dua, nampak belasan mobil ambulance milik Puskesmas di sembilan kecamatan di Kabupaten Pringsewu, berjejer untuk di cek, baik administrasi maupun kondisi fisik kendaraanya.

“Pengecekan Randis ini meliputi administrasi kendaraan seperti STNK, SPPKD pemegang kendaraan serta bayar pajak kendaraan. Untuk kondisi fisik kendaraan lebih kepada keadaan mesin, starter, lampu-lampu, body/cat, ban hingga indikator”, jelas Arif Nugroho, Kepala BPKAD Pringsewu disela-sela menunggu acara penutupan apel kendaraan dinas.
Pihak BPKAD Pringsewu lanjut Arif, nantinya akan melakukan pemilahan atas data dari hasil pengecekan yang sudah dilakukan.
“Mulai dari Randis ini miliki SKPD mana, PKB nya nunggak gak hingga masih laik jalan atau tidak. Kalau pajaknya nunggak, maka harus dilunasi”, ucap Arif.
Penelusuran wartawan Newsanalis.com terhadap puluhan Randis roda dua yang dibariskan, terdapat belasan jenis Randis yang pajak kendaraan bermotor (PKB)-nya selama ini tidak dibayar.
Mulai dari jenis/merk/tahun 2015 hingga 2021. Seperti BE 7181 BZ (01-18), jenis Yamaha VGR. Kemudian, Randis dengan nomer polisi BE 3379 UZ (08-19), Jenis Zupiter RZ, BE 3029 UZ (08-15), jenis Suzuki Shogun dan BE 3042 UZ (08-15) jenis Suzuki Shogun.

Bahkan, ada Randis roda dua berjenis Yamaha Jupiter Z yang masih berpelat Tanggamus dengan nomer polisi BE 5877 VZ (11.12).
Selain PKB tidak di bayar, tidak sedikit dari Randis yang ada dalam kondisi tidak lengkap. Baik dari sisi administrasinya hingga tidak ada kaca spion. (*/Roji)








